Doktor Bioteknologi Perdana UNEJ Ungkap Infeksi Ganda Virus Tebu
- account_circle Masitha
- calendar_month Kam, 29 Jan 2026

Dr. Intan Ria Neliana, S.Pd., M.Biotek, saat memaparkan disertasi dalam Ujian Terbuka Program Doktor (S3) Bioteknologi Universitas Jember (Foto: Ist)
JEMBER, jplusmedia.com – Universitas Jember (UNEJ) meluluskan doktor pertama Program Studi Bioteknologi, Dr. Intan Ria Neliana. Risetnya mengungkap penyebab rendahnya produksi tebu nasional. Intan membuktikan bahwa infeksi ganda hingga triple virus memicu penyakit mosaik tebu di Jawa Timur.
Temuan ini menjelaskan kegagalan pengendalian penyakit selama ini. Intan mengidentifikasi virus SCMV, SCSMV, dan SrMV pada berbagai varietas tebu. Infeksi kompleks ini merusak fungsi fotosintesis tanaman secara parah.
“Hal yang paling menarik bagi saya adalah ketika berhasil membuktikan adanya infeksi double dan triple virus mosaik pada tanaman tebu di perkebunan Jawa Timur,” ujar Intan.
Intan juga menciptakan antibodi poliklonal untuk mendeteksi virus secara cepat di lapangan. Selain itu, ia mengembangkan teknologi RNAi guna membangun ketahanan genetik tanaman tebu. Inovasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Temuan ini penting karena membuka pemahaman baru tentang kompleksitas penyakit mosaik dan langkah strategis yang perlu dilakukan untuk menanganinya,” tegas Intan.
Studi doktoral selama 3,5 tahun ini membutuhkan ketelitian tinggi. Dukungan keluarga menjadi kekuatan utama Intan dalam menyelesaikan riset perdana tersebut. Kini, capaiannya menjadi tonggak penting bagi riset bioteknologi di UNEJ.
“Jika memiliki kesiapan ilmu dan komitmen, studi doktoral bukanlah hal yang menakutkan. Justru di sanalah kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa dapat dimulai,” pungkasnya.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang

