BI dan UNEJ Akselerasi Ekonomi Jatim Lewat Road to EJAVEC 2026
- account_circle Masitha
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Agung Budi Laksono (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Di sisi lain, Dekan FEB UNEJ, Prof. Isti Fadah, menekankan pentingnya transformasi menuju pertanian berbasis teknologi modern. Agroindustri masa kini harus mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif guna menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan.
“Kita harus bergerak menuju agribisnis berbasis data untuk menjaga keberlanjutan ekonomi daerah,” jelas Prof. Isti.
Namun, sektor ini memerlukan dukungan investasi baru agar potensi ekonomi lokal dapat berkembang secara maksimal. Akhirnya, keterlibatan akademisi dalam Call for Paper EJAVEC 2026 akan melahirkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi masyarakat.
“EJAVEC merupakan ruang untuk melahirkan rekomendasi kebijakan yang nyata bagi pemerintah,” ungkap Ketua ISEI Surabaya, Prof. Soni Harsono.
Para peserta juga membahas riset hilirisasi agro dalam forum ilmiah yang kini memasuki tahun ke-13 tersebut. Hal ini membuktikan komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui potensi unggulan Jawa Timur.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang

