Banjir Lumpur Terjang Dusun Glundengan Jember Akibat Kayu Sumbat Jembatan
- account_circle Masitha
- calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
- print Cetak

Banjir Lumpur Terjang Dusun Glundengan Jember Akibat Kayu Sumbat Jembatan (Foto: Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBER, jplusmedia.com – Banjir lumpur menerjang pemukiman warga di Dusun Glundengan, Desa Suci, Kecamatan Panti, Rabu (4/3) dini hari. Material lumpur pekat dan kayu hutan dari hulu Sungai Kaliputih meluap ke jalan raya serta rumah warga setelah menyumbat akses jembatan setempat.
Kepala BPBD Jember Edi Budi Susilo menjelaskan bahwa suara gemuruh dari sungai terdengar sejak pukul 03.30 WIB. Tak lama kemudian, luapan anak sungai mulai merendam RT 2 RW 3 dengan ketebalan lumpur mencapai 10 sentimeter.
“Air bercampur lumpur meluap akibat tumpukan kayu menutup jembatan. Material tersebut kemudian masuk ke pemukiman dan menutup akses jalan desa sepanjang 200 meter,” ujar Edi Budi Susilo, Rabu (4/3).
Data BPBD mencatat sedikitnya lima rumah warga terpapar banjir lumpur, termasuk kediaman milik Selamet (68). Meskipun tidak ada korban jiwa, aktivitas warga sempat lumpuh total karena tumpukan material yang licin dan pekat.
Sementara itu, tim gabungan dari BPBD, Damkar, Destana, dan relawan langsung bergerak melakukan penanganan darurat di lokasi. Petugas bersama warga membersihkan sisa lumpur pada akses jalan utama menggunakan unit pemadam kebakaran agar jalur kembali aman.
“Kami berkoordinasi dengan Destana Suci untuk menghimbau warga di bantaran sungai agar mengungsi sementara ke tempat aman,” tambah Edi.
Selanjutnya, BPBD Jember telah meneruskan laporan kejadian ini kepada Dinas Sosial guna pendistribusian logistik bagi warga terdampak. Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat pascabencana.
Oleh karena itu, BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat cuaca ekstrem masih mengancam. Saat ini, kondisi di Dusun Glundengan terpantau aman terkendali setelah pembersihan mandiri oleh warga dan petugas selesai pukul 12.00 WIB.
- Penulis: Masitha
- Editor: Bambang
